Baru saja selesai ujian CLCPT di UPT Bahasa ITS. Thanks to all.
Memang ga terbayang ujiannya itu kayak apa. Pas tadi setelah ujian baru tahu klo ujiannya kayak gitu.
Jadi ceritanya gini. Tiap tahun kan ada bayar uang IKOMA. Ternyata dengan membayar IKOMA, bisa dapat les gratis di Upt. Bahasa, asalkan sudah semester 3 ke atas. Kita bisa les bahasa Inggris ataupun bahasa asing lainnya. Kebetulan aku ngambil yg bahasa inggris. Klo yg bahasa lain, ga perlu ikut ujian CLCPT. tinggal milih jadwal kursus. Paket IKOMA itu: CLCPT, kursus, EFL Test. (ketiganya uda satu paket, jadi mesti dijalani ketiga2nya, kecuali jika ngambil bahasa lain selain bahasa inggris maka CLCPT tidak diperlukan). EFL Test bisa dilakukan setelah kita selesai kursus, batas maksimalnya 3 bulan(waktu expired dari kursus). Kursus bisa kapan saja, tergantung dari jadwal yang tersedia. Kursus dilakukan maksimal 1 hari sekali dan minimal 2 kali seminggu (jadi kursus bisa dilakukan setiap hari supaya cepat selesai).
Syarat2 nya:
1. Fotokopi KRSM (bisa KRSM semester sebelumnya juga ga apa2)
2. Fotokopi KTM
3. 1 buah pas foto 3x4
Tinggal bilang ke mbak nya. Mbak, mau "Daftar IKOMA". Lalu serahkan syarat2nya. Selesai dah.
Lalu kita tinggal bilang kita mau ngambil bahasa apa. Kebetulan aku maunya yg bahasa inggris. Lalu milih hari untuk tes CLCPT (CLC Placement Test). Tes ini bertujuan untuk mengetahui kita berada pada level berapa. Dengan adanya level, itu nantinya yang menentukan kita berada pada kelas mana. Contoh level: ada level Foundation, Intermediate, dll.
Kebetulan jadwal untuk tes CLCPT bisa dipilih. Ada 3 Option:
1. Senin pukul 12an WIB(siang)
2. Rabu pukul 12 tepat WIB(siang)
3. Jumat pukul 18 tepat WIB(petang/malam)
Total waktu: 1 jam
Berhubung aku ada kuliah malam dan ga mau yg hari senin, maka aku milih yg Rabu aja.
Nah, test nya di UPT Bahasa. Lantai 1 ruang 1. Atau bisa ditanya ke mbak nya pas hari ujian itu. Nama kita juga ada terpampang di pintu kelas tempat kita ujian CLCPT.
Ini dia nih. Mau ujian tapi kami ga ada tau gambaran ujiannya kayak gmn. Berikut adalah gambarannya.
Jadi ujiannya ada 150 soal. Ujiannya tertulis (ujian mengisi kata yang hilang). Jadi boleh dibilang ujian kosa kata. Ada 15 wacana (wacana A sampai O). Tiap wacana ada 10 soal (10 kata) yang hilang. Jadi kita tinggal mengisi kata yang hilang itu. Contohnya: I b... a book. bisa diisi buy, ataupun yg lain tergantung konteks.
Tadi ada wacana tentang:
A. Sejarah Braille
B. Sejarah hari Valentine
C. Pengalaman Liburan di Thailand
D. Booking hotel melalui percakapan telpon
E. Surat complaint tentang beli kamera tapi uda rusak sebelum digunakan
F. Hari nasional (Hari kemerdekaan dan Thanksgiving) di Amerika.
G. NASA
H. Percakapan orang di bus mengenai kebiasaan cowok dan cewek sekarang
I. Pendapat mau liburan di indonesia
J. Pengalaman kerja pertama kali
K. Percakapan 2 org teman mengenai pendapat apakah beasiswa yang ditawarkan diambil atau tidak.
L. [ngak ingat lagi]
M. [ngak ingat lagi]
N. [ngak ingat lagi]
O. [ngak ingat lagi]
Alhasil, tadi yah ujiannya selesai juga. tapi ga semua terjawab. [belum tahu sih gambaran tesnya]. mudah2an ini bermanfaat bagi anda yang mau ikut tes CLC ini.
Kata mbaknya sih, klo kamu selesai ujian, trus berada di level intermediate ke atas, kamu bisa ngambil kelas preparation TOEFL. Mudah2an aja kami lulus. Amin. Pengumumannya 3 hari setelah ujian. Ditanyakan langsung ke mbaknya sekaligus kita daftar ulang untuk kursusnya. Masa daftar ulang tidak lebih dari 1 bulan setelah tes CLCPT.
Klo, ga datang ujian CLCPT, program IKOMA ini dihanguskan (tidak bisa ikut les gratis lagi).
Akhir kata, buat kamu semua moga lulus di level yang diinginkan. Amin.
Selasa, 15 Februari 2011
Minggu, 23 Januari 2011
Program Mencari Determinan Menggunakan Kofaktor
/*
* Matriks.java
*
* Created on January 23, 2011, 4:28 PM
*
* To change this template, choose Tools | Template Manager
* and open the template in the editor.
*/
/**
*
* @author Mr. Miscall
*/
public class Matriks {
protected int baris;
protected int kolom;
protected double[][] nilai;
/*constructor -- Nilai dari matriks diset nol*/
public Matriks(int baris, int koloms) {
if (baris <= 0 || koloms <= 0) throw new IndexOutOfBoundsException();
this.baris = baris;
this.kolom = koloms;
this.nilai = new double[baris][koloms];
this.zero();
}
/*Full constructor -- Nilai dari matriks diset sesuai dengan nilai yang diberikan*/
public Matriks(int baris, int koloms, double[][] nilai) {
this(baris, koloms);
this.set(nilai);
}
/*Prosedure Membuat Matriks Nol*/
public void zero() {
for (int i = 0; i < this.baris; i++) {
for (int j = 0; j < this.kolom; j++) {
this.nilai[i][j] = 0;
}
}
}
/*Prosedure Menset Nilai Matriks*/
public void set(double[][] nilai) {
if (nilai == null) return;
int baris = nilai.length;
if (baris == 0) return;
for (int i = 0; i < baris && i < this.baris; i++) {
double[] row = nilai[i];
if (row != null) {
int kolom = row.length;
if (kolom != 0) {
kolom = kolom > this.kolom ? this.kolom : kolom;
System.arraycopy(row, 0, this.nilai[i], 0, kolom);
}
}
}
}
/*Fungsi Mengambil SubMatriks*/
public Matriks getSubMatriks(int row, int col) throws IndexOutOfBoundsException {
if (this.baris == 1 && row == 0) throw new IndexOutOfBoundsException();
if (this.kolom == 1 && col >= 0) throw new IndexOutOfBoundsException();
int nRows = (row >= this.baris || row < 0) ? this.baris : this.baris - 1;
int nCols = (col >= this.kolom || col < 0) ? this.kolom : this.kolom - 1;
int a = 0;
int b = 0;
Matriks m = new Matriks(nRows, nCols);
for (int i = 0; i < baris; i++) {
if (i != row) {
for (int j = 0; j < kolom; j++) {
if (j != col) {
m.nilai[a][b] = this.nilai[i][j];
b++;
}
}
a++;
b = 0;
}
}
return m;
}
/*Fungsi Rekursif Mencari Determinan Metode Cofactor*/
public double determinant(){
//untuk matriks bukan persegi
if (this.baris != this.kolom) {System.out.print("Tidak bisa!! Jumlah baris harus sama dengan jumlah kolom."); return 0;}
//untuk matriks 1x1
if (this.baris == 1) return this.nilai[0][0];
//untuk matriks 2x2
if (this.baris == 2) return this.nilai[0][0] * this.nilai[1][1] - this.nilai[0][1] * this.nilai[1][0];
//untuk matriks 3x3 ke atas
double det = 0;
for (int i = 0; i < baris; i++) {
det += (i % 2 == 0 ? 1 : -1) * this.nilai[i][0] * this.getSubMatriks(i, 0).determinant();
}
return det;
}
public void cetakIsiMatriks() {
System.out.println("Matriks =");
for(int i=0; i < this.baris; i++){
for(int j=0; j < this.kolom; j++){
System.out.print(this.nilai[i][j]+" ");
}
System.out.println();
}
}
public static void main(String[] args){
Matriks a = new Matriks(1, 1, new double[][] {{1}});
a.cetakIsiMatriks();
System.out.println("Determinan = "+a.determinant());
Matriks b = new Matriks(2, 2, new double[][] {{1, 3}, {1, 1}});
b.cetakIsiMatriks();
System.out.println("Determinan = "+b.determinant());
Matriks c = new Matriks(2, 1, new double[][] {{1}, {2}});
c.cetakIsiMatriks();
System.out.println("Determinan = "+c.determinant());
Matriks d = new Matriks(3, 3, new double[][] {{1, 3, 1}, {1, 1, 2}, {2, 3, 4}});
d.cetakIsiMatriks();
System.out.println("Determinan = "+d.determinant());
Matriks e = new Matriks(5, 5, new double[][] {{1, 1, 1, 1, 1}, {1, 2, 1, 2, 1}, {2, 3, 4, 3, 1}, {1, 1, 7, 5, 1},{1, 1, 1, 5, 1}});
e.cetakIsiMatriks();
System.out.println("Determinan = "+e.determinant());
}
}
Sabtu, 15 Januari 2011
Sad
All the word f*ck, sh*t, assh*le, d*mn, s*ck, and its friends are said when somebody is in bad mood. And now I do. I don't understand why I was angry with. What is called friends when they pretend not to know. I don't want this life ever. :(
Senin, 03 Januari 2011
Konversi Angka ke Bilangan Romawi
/*
* konversiToRomawi.java
*
* Created on January 4, 2011, 10:06 AM
*
* To change this template, choose Tools | Template Manager
* and open the template in the editor.
*/
/**
*
* @author Mr. Miscall
*/
import javax.swing.JOptionPane;
public class konversiToRomawi
{
public static void konversi(int angka)
{
int i;
char romawi[]={'I','V','X','L','C','D','M'};
if(angka>=1&&angka<5)
{
if(angka==4) System.out.print(romawi[0]+""+romawi[1]);
else for(i=0;i}
else if(angka>=5&&angka<10)
{
if(angka==9) System.out.print(romawi[0]+""+romawi[2]);
else
{
System.out.print(romawi[1]);
if(angka!=5) konversi(angka-5);
}
}
else if(angka>=10&&angka<50)
{
if(angka>=40)
{
System.out.print(romawi[2]+""+romawi[3]);
if(angka>40) konversi(angka-40);
}
else
{
if(angka%10==0) for(i=0;ielse
{
System.out.print(romawi[2]);
konversi(angka-10);
}
}
}
else if(angka>=50&&angka<100)
{
if(angka>=90)
{
System.out.print(romawi[2]+""+romawi[4]);
if(angka>90) konversi(angka-90);
}
else
{
System.out.print(romawi[3]);
if(angka!=50) konversi(angka-50);
}
}
else if(angka>=100&&angka<500)
{
if(angka>=400)
{
System.out.print(romawi[4]+""+romawi[5]);
if(angka>400) konversi(angka-400);
}
else
{
if(angka%100==0) for(i=0;ielse
{
System.out.print(romawi[4]);
konversi(angka-100);
}
}
}
else if(angka>=500&&angka<1000)
{
if(angka>=900)
{
System.out.print(romawi[4]+""+romawi[6]);
if(angka>900)konversi(angka-900);
}
else
{
System.out.print(romawi[5]);
if(angka!=500) konversi(angka-500);
}
}
else if(angka>=1000&&angka<5000)
{
if(angka%1000==0) for(i=0;ielse
{
System.out.print(romawi[6]);
konversi(angka-1000);
}
}
else System.out.print(""); //untuk angka>=5000, karena keterbatasan
//compiler dalam menampilkan character unicode, maka tidak bisa ditampilkan
}
public static void main(String[] args)
{
int x;
String input;
do
{
input = JOptionPane.showInputDialog(null,"Masukkan bilangan [1-5000]= ","Input Dialog",JOptionPane.QUESTION_MESSAGE);
x = Integer.parseInt(input);
if(x<1||x>=5000)
{
JOptionPane.showMessageDialog(null,"Maaf, input anda di luar batas range. Harap input ulang","Pesan Error",JOptionPane.INFORMATION_MESSAGE);
}
}
while(x<1||x>=5000);
System.out.print("Angka = "+x);
System.out.print("\nBilangan romawi = ");
konversi(x);
}
}
Langganan:
Postingan (Atom)